Hello keparat!

Kutemukan kata “tempias” kala deras hujan mencipratkan berkahnya di teras sebuah kafe karena hanya di sana boleh merokok. Baiklah akan kuangkut catatan lamaku ke sini sambil belajar WordPress dan khususnya ngeblog. Aku menyimpannya di sini agar kelak mudah mencari di hari tuaku manakala aku ingin bercermin.


About this entry